Gara-gara Ngaku Lajang di Fesbuk…

Rabu, 24 Februari 2010

illustrasi: media indonesia
BOLEH JADI ini adalah peringatan, khususnya fesbuker yang sudah berkeluarga: jangan coba-coba mempermainkan status di Fesbuk! Kalau sudah punya bini janganlah mengaku lajang. Karena jika ketahuan, walaupun hanya sekadar merasa iseng, tapi salah-salah bisa berabe jadinya.
Wahyu, 20 tahun, adalah salah satu contoh. Warga Jalan Datuk Ditiro Makassar ini harus kehilangan isterinya, Faradiba, 16, karena ditinggal minggat gara-gara Fesbuk. Sebelum minggat, dia dan istrinya terlibat pertengkaran hebat. Sang istri terbakar api cemburu lantaran Wahyu punya teman perempuan banyak di Fesbuk. Duh…!

Bercinta Saat Bertemu

www.drsky.com
Bintang Terbenderang Illustrasi: www.drsky.com
Bintang di langit. Sedang apakah dirimu? Mengapa berkelip dengan manja? Merayu diri yang sedang bersama dengannya. Apakah itu yang kamu tunggu? Kamu ingin mengintip kami, ya? Menyaksikan kami yang sedang bercinta dengan penuh cinta. Boleh. Tapi jangan cemburu, ya?! Kami memang sudah lama menantinya juga.
Akhirnya…, kami bertemu juga!!! Lama banget, ya, penantian itu?! Rindunya sudah bertumpuk banget, nih!!! Tempatnya sudah tidak muat lagi!!! Sesak sekali!!! Harus segera dibuka!!! Biar bisa dikeluarkan semuanya!!! Semuanya!!!

Duh! 62,7 % Siswi Sudah tak Perawan?

13193
223
15 dari 24 Kompasianer menilai Bermanfaat.
fsaaf
illustrasi: Kompas.com
DI INTERNET, saya mencoba menelusuri info terbaru mengenai gadis-gadis korban jejaring sosial dunia maya. Ada berita ditemukannya siswi SMP Diva Erriani Lelita atau Erin  (12) yang kabarnya diculik teman Facebook-nya. Ada juga berita mengenai Komnas Perlindungan Anak (KPA) yang telah menerima setidaknya 100 laporan kasus Facebook terkait dengan pengaduan tentang dampak dari penggunaan situs jejaring sosial dunia maya tersebut. Lalu di sebuah forum, tiba-tiba pandangan saya tertuju pada sebuah postingan yang cukup menohok: 2/3 Siswi SMP di Indonesia sudah tidak perawan. (lihat)
Apa gak salah, nih?

Longsor, Bisakah Dicegah?


Longsor di Desa Tenjolaya, Bandung Selatan (Foto detikcom)
Longsor di Desa Tenjolaya, Bandung Selatan (Foto detikcom)
Harian Kompas hari ini memuat berita tentang longsor di selatan Bandung yang menelan korban 70 orang tertimbun. Jumlah korban tewas yang ditemukan sudah empat orang pada waktu berita itu dimuat. Hingga pukul 14 siang ini, menurut detikcom, tercatat sudah 17 orang tewas. Tidak tertutup kemungkinan jumlah yang tewas akan lebih banyak lagi. Berita yang menjadi headlines tersebut mengenaskan sekaligus menyisakan pertanyaan, kenapa terjadi longsor dan apakah longsor bisa dicegah?

Impian Kaum Pemuda untuk Indonesia di Tanggal 22 Februari 2020

Indonesia Youth Time Cube
Indonesia Youth Time Cube
Anda lihat kotak disebelah ini?
Kami di MarkPlus, Inc. menamakannya Indonesia Youth Time Cube 2020: I have a Dream!
Saya meminta Menegpora Andi Mallarangeng untuk menandatanganinya bersama saya.
Di dalamnya ada 22 buah Impian dari 22 orang Pemuda Pilihan seluruh Indonesia.
Ditambah dua orang Icon yaitu Dian Sastro dan Pandji Pragiwaksono.
Semuanya masih berusia di bawah tiga puluh tahun!