Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL KU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL KU. Tampilkan semua postingan

Rasulullah saw; Teladan Bagi Umat Islam Dan Rahmat Bagi Semesta Alam

Minggu, 07 Maret 2010


Kirim Print
Risalah dari Muhammad Mahdi Akif, Mursyid Am Ikhwanul Muslimin, 05-04-2009
muhammad-sawPenerjemah:
Abu Ahmad
_______
Segala puji hanya milik Allah, dan shalawat dan salam kepada Rasulullah beserta  keluarganya dan sahabat-sahabatnya dan orang-orang yang mengikutinya sampai hari pembalasan… selanjutnya:  
Allah SWT berfirman: 

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الآَخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah”. (Al-Ahzab:21)

Ketika Allah SWT mengutus Rasul-Nya -saw-, maka bersatu suku-suku yang terpecah belah, lenyap permusuhan antar kabilah dan kelompok serta sukuk, dan ditetapkan batasan-batasan dan hukum-hukum dalam berperang, meletakkan dasar-dasar moralitas, menyempurnakan nilai-nilai kemuliaannya, sehingga terbentuk darinya umat yang dibangun oleh dasar-dasar kebebasan, menegakkan kebenaran, keadilan dan kesetaraan antara sesama manusia, tanpa perbedaan warna, gender atau kelas dan tingkatan..  Dan tidak akan tegak suatu umat kecuali karena kebaikan yang dilakukan pada masa awal dan akhirnya, sebagaimana tidak akan berdiri suatu umat kecuali dengan meneladani Rasulullah saw. 

Oleh karena itu, umat Islam harus mempelajari sirah Nabi saw, sehingga mereka dapat menerapkan nilai-nilainya dan pelajarannya dalam diri mereka dan membuat mereka menjadi panutan bagi manusia dalam ke istiqamahan  dan kebaikan sejarah hidup mereka, lurus jalan hidupnya melalui dakwah mereka dalam melakukan reformasi. Sehingga itu semua;  Nabi saw kembali menjadi cahaya  yang terang benderang dan mengusir gelapnya kehidupan mereka, serta memberikan hawa sejuk dan kehangatan ke dalam hati, pikiran dan perilaku. Sebagaimana -dengan itu pula- masyarakat Islam dapat kembali integritasnya,  istiqamahnya dan keteladanannya serta kembali mampu berada di garis terdepan dalam kepemimpinan di seluruh bangsa di dunia, serta terwujud firman Allah: 

كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللّهِ
“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli kitab beriman”. (Ali Imran:110)

Rasulullah saw sang teladan .. ujian, cobaan dan rintangan

Risalah dari DR. Muhammad Badi, Mursyid Am Ikhwanul Muslimin, 19-10-2010



Kirim Print
Penerjemah:
Abu ANaS
_______
Dengan menyebut nama Allah SWT, dan segala puji hanya milik Allah, salawat dan salam atas Rasulullah saw dan orang-orang yang mendukungnya..

nabi sawDalam memperingati hari kelahiran Rasulullah saw, sebagai bagian dari rahmat Allah bagi semesta alam dan teladan bagi seluruh manusia; yang akan kita bahas -dengan pertolongan Allah dan taufiq-Nya- pada dua risalah yang saling melengkapi; pertama; Bagaimana Rasulullah saw menghadapi berbagai cobaan dan rintangan, dan yang kedua: Nabi teladan dan pembawa kabar gembira.

Pertama: ujian, cobaan dan rintangan

Ketika kita merenungkan ayat-ayat Allah dalam Al-Qur’an yang berbicara tentang ujian, cobaan dan rintangan yang dihadapi oleh para nabi dan rasul, maka kita akan menemukan bahwa hal tersebut merupakan sunnah yang tidak pernah menyimpang dan lepas; bahwa mereka sebagai makhluk yang mulia dan kelompok yang dimuliakan oleh Allah adalah sebagai kelompok yang akan terus mendapatkan ujian yang begitu keras “kepada para nabi, kemudian yang serupa dengannya”.

Wirid Al-Qur’an


Kirim Print
logo ikhwan Keutamaan Al-Qur’an
Al-Qur’an Al-Karim adalah sistem yang komprehensif bagi seluruh hukum Islam. Al-Qur’an adalah sumber mata air yang senantiasa menyirami hati-hati yang beriman dengan kebajikan dan hikmah. Dan yang paling utama seorang hamba dalam upaya bertaqarub kepada Allah adalah dengan membacanya.
Dalam hadits dari Ibnu Mas’ud, Nabi saw. bersabda:
إِنَّ هَذَا الْقُرْآنَ مَأَدْبَةُ اللهِ فَاقْبَلُوا مِنْ مَأْدَبَتِهِ مَا اسْتَطَعْتُمْ ، إِنَّ هَذَا الْقُرْآنَ حَبْلُ اللهِ ، وَالنُّوْرُ الْمُبِيْنُ ، وَالشِّفَاءُ النَّافِعُ عِصْمَةٌ لِمَنْ تَمَسَّكَ بِهِ ، وَنَجَاةٌ لِمَنِ تَبِعَهُ ، لاَ يَزِيْغُ فَيَسْتَعْتَبُ، وَلاَ يَعُوْجُ فَيَقُوْمُ ، وَلاَ تَنْقَضِي عَجَائِبُهُ ، وَلاَ يُخْلَقُ مِنْ كَثْرَةِ الرَّدِّ ، اتْلُوْهُ فَإِنَّ اللهَ يَأْجَرُكُمْ عَلَى تِلاَوَتِهِ كُلُّ حَرْفٍ عَشْرَ حَسَنَاتٍ ، أَمَّا إِنِّيْ لاَ أَقُوْلُ الم حَرْفٌ ، وَلَكِنْ أَلِفْ وَلاَمْ وَمِيْم

“Sesungguhnya Al-Qur’an itu adalah panggilan dari Allah, maka terimalah panggilan-Nya semampu kalian. Al-Qur’an ini adalah tali Allah. Cahaya yang terang, dan syifa’ (obat) yang bermanfaat. Qur’an adalah perisai bagi yang berpegang teguh kepadanya, dan penyelamat bagi yang mengikuti (petunjuk)nya. Tidak akan pernah menyimpang, karena Qur’an akan meluruskannya. Qur’an tidak akan pernah habis keajaiban-keajaibannya. Tidak akan pernah lenyap kemuliaan dan kelezatannya karena sering diulang. Bacalah Al-Qur’an karena sesungguhnya Allah akan memberi pahala kepadamu karena bacaan itu untuk setiap hurufnya sepuluh kebajikan. Saya tidak mengatakan kepada kalian bahwa ‘alif lam mim’ itu satu huruf, tetapi ‘alif’ satu huruf, ‘lam’ satu huruf, dan ‘mim’ satu huruf.” (Hakim)

Juga wasiat Rasulullah saw. Kepada Abu Dzar Al-Ghifari,
عَلَيْكَ بِتِلاَوَةِ الْقُرْآنِ وَذِكْرِ اللهِ فَإِنَّهُ نُوْرٌ لَكَ فِي الأَرْضِ وَذُخْرٌ لَكَ فِي السَّمَاءِ
“Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan menjadi cahaya bagimu di bumi dan menjadi simpanan (deposit amal) di langit.” (Ibnu Habban dalam hadits yang panjang)

Mentaati Orang Tua



Kirim Print
وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنْ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ . وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلى أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
(لقمان : 14-15)


“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Ku-beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Luqman: 14-15)
Ayat ini Allah selipkan di tengah-tengah pesan Luqman al Hakim kepada anaknya, para ahli tafsir menyebutnya sebagai jumlah i’tiradhiyah. Keterangannya begini: ketika Luqman berpesan agar anaknya menjauhi syirik (sikap menyekutukan Allah) Allah segera mengingatkan dengan ayat di atas bahwa keharusan meninggalkan syirik adalah satu hal yang sangat mendasar. Tidak bisa ditawar-tawar. Sampaipun ajakan untuk bertindak syirik datangnya dari orang tua -yang harus ditaati dan dicintai- seorang anak harus tetap bersikap tegas pada pendiriannya, dengan tanpa melukai perasaannya.

Apakah Berbaiat Kepada Jamaah Minal Muslimin Merupakan Bid’ah?


Kirim Print
(Hal Al-Bay’ah Lil Jama’ah Minal Muslimin Hiyal Bid’ah?)
Bai’ah Menurut Arti Lughah
Berasal dari kata ba-ya-’a yang artinya menjual atau juga membeli. Dikatakan bi’tu-syai’in artinya syaraytuhu (aku telah menjualnya); ia juga bisa berarti isytaraytuhu (aku telah membelinya), sehingga ia memiliki arti ganda [1].
Juga dapat bermakna ketaatan, al-bay’ah (Indonesia: bai’ah atau bai’at) artinya al-mutaba’ah (mengikuti) wa ath-tha’ah (mentaati) [2]. Disebut Al-Bay’ah karena kesiapan sang penerima bay’ah tersebut untuk mengikuti & taat [3].
Juga berarti akad atau janji, al-aqdu / al-’ahdu, sebagaimana dalam hadits disebutkan: Dosa yang paling besar dari dosa-dosa besar adalah kalian memerangi kaum yang ada perjanjian dengan kalian [4].
Ia juga dapat berarti gereja, al-bii’ah, sebagaimana dalam kitab Shahih Al-Bukhari, dalam bab “Ash-Shalatu fil Bi’ah (Hukum Shalat di dalam Gereja) [5]”
Bai’ah Dalam Al-Qur’an
Kedua makna bai’ah di atas dapat kita temukan dalam Al-Qur’an Al-Karim, sementara makna yang ketiga kita dapatkan dalam Al-Hadits.
Dalam makna pertama (jual-beli), seperti dalam QS Al-Baqarah 2/282 berikut ini:

Ibarat Udang dan Kepiting, kalau Dibakar Sama-sama Merah \


 
Saya ini suka emosi kalau ada yang nulis membela sby dengan mengatakan sebagai pemimpin bersih. apalagi yang mengatakan bahwa Partai Demokrat paling hebat hanya karena pemenang pemilu.
Tapi, jangan pikir pula bahwa saya ini pro JK yang kalah pemilu kemarin. Atau Megawati yang juga kalah.

Bukan begitu. Saya bukan pembela Megawati, JK. Atau saya ngomong begini karena kalah pemilu. Ndak benar. Saya bukan calon legislatif, bukan tim sukses salah satu calon presiden. malahan saya tak ikut pemilu, pilpres.

Saya beranggapan bahwa elite bangsa ini ibarat udang dan kepiting kalau dibakar sama-sama merah. Tidak ada yang bersih. Itu mereka yang di legislatif, di eksekutif, itu ketua-ketua  parpol merasa bersih ? he he he. Kalau rakyat boleh anda-anda bohongi. Kalau Tuhan, apalagi di pengadilan akhirat nanti, pasti anda tidak dapat mengelak. Disana tidak ada DPR, tidak ada MK, tidak ada Pansus, tidak ada pengacara, tidak ada pemenang pemilu.

“Doa untuk Sang Pemetik Kecapi Tua”

kecapi tua itu masih teronggok di sudut kamarku. kecapi yang tatkala dulu sering aku dengar melantunkan nada-nada merdu 7 oktaf. lengkinganya mendayu-dayu memadukan lagu-lagu harapan. harapan akan sebuah negri di awan yang penuh dengan kedamaian. tergambar dalam benakku bahwa negri itu hanya akan bisa di jangkau orang-orang pemetik dawai kecapi yang dengan semangatnya selalu mengobarkan arti perjuangan hidup.

Aku baru sadar bahwa sang pemetik dawai kecapi sekarang tak sekuat dulu. tangan-tangan lentiknya nampak keriput dan tak selincah dulu kala. jarang sekali aku dengarkan alunan merdunya tentang lagu-lagu rindu penggugah kalbu, bahkan hampir tidak pernah. sekalipun terdengar

100 Hari…Lupakan Tuhan (kah)..???

sedih rasanya melihat suasana politik dinegeri ku, sejak presiden GusDur(alm), sampai presiden SBY,  sejak awal pengangkatannya selalu saja para tokoh2 politik yg oposisi maupun yg remang2 nggak jelas ….(.tergantung tiupan angin), yg dikejar adalah ‘kenerja presiden dlm 100 hari……., harus ini ,…harus itu,…bisa menyelesaikan ini…..,bisa menyelesaikan itu,……( dan itu biasanya ditayangkan life melalui media tv….milik boss.tertentu), yg saya sedih lagi …..ini terlontar dr tokoh politik yg juga tokoh agama .  Apakah tokoh politik/agama tersebut sudah intropeksi diri kepada Tuhan apa belum wallohuaklam. Lihat apa yg terjadi paska 100 hari. Presiden SBY adalah presiden pertama yg dipilih rakyat secara langsung….., pada saat itulah sngat gencar sekali acara tv menyiarkan acara2 diskusi publik tentang presiden dan kabinetnya serta kinerjanya dlm  100 hari.  Bulan oktober…2004 sby dilantik , dan desember ( 26 desember 2004 ),  3 (tiga) bulan setelah sby dilantik terjadilah bencana besar  tsunami di Aceh, yg meluluhlantakan infrastuktur di aceh kecuali yg dilindungiNYA.  inilah ujian dr ALLOH….agar kita sadar…bahwa yg di atas  adalah maha penentu. Begitu pula…….pada awal pemerintahan periode ke 2 ini,  Sby pun mengalami cobaan yg cukup mengganggu kinerjanya dan para pembantunya dlm kasus Century.

Melihat Merpati Balap Jepara Latihan

Siang mulai beranjak sore di pinggir jalan raya Kedung - Jepara tepatnya di pinggir pantai desa Tanggul Tlare kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara tampaklah kesibukan beberapa orang dengan membawa kandang-kandang burung merpati meninggalkan tempat tersebut lalu dibawa kurang lebih 500 meter dari tempat tersebut.
Beberapa anggota sedang melatih merpati Sesampainya di seberang tempat merpati itupun di lepas sambil bersorak-sorak memberi semangat merpati yang dilepas itu , sesampainya di tempat yang dituju merpati itupun kembali dibawa keseberang untuk dilatih terbang lagi. Burung merpati yang telah terbang dua atau tiga kali di masukkan kembali ke kandang digantikan merpati yang lainnya yang belum melakukan pemanasan . ” Inilah kegiatan kami komunitas para pecinta burung merpati balap di Jepara ini , jika ada waktu luang kami gunakan untuk melatih merpati terbang sprint , selain itu pula ajang ini bisa kami gunakan untuk komunikasi antar anggota komunitas dan juga rekreasi ”, ujar Muhammad Yusuf ( 45 ) Ketua komunitas PPMBSI ( Persatuan Penggemar Merpati Balap Seluruh Indonesia ) Cabang Jepara sambil menunjukkan beberapa anggota lainnya.

Gambar Batu Membentuk Kalimat Allah di Sebuah Gunung

this word id same as arabic word allah s w t.this mountain is in nothern pakistan near gilgit pic taken by mian faiz faiz.

sumber : dari seorang teman di fb (http://www.facebook.com/faiz.mian1?ref=nf)

Gotong Toa Pekong, Wisata Budaya di Pecinan


Arak-arakan dalam Pawai Budaya Gotong Toa Pekong dimulai. Suasana di Jalan Kemenangan penuh sesak. Pawai dalam rangka Imlek dan Cap Go Meh pada 28 Februari 2010 itu harusnya jadi momentum pengembangan wisata budaya di Pecinan.
Selasa, 2 Maret 2010 | 15:39 WIB
“Dalam pesta Cap Gou Meh yang menjadi penutup tahun, kita main dengan teng (lampion) yang berupa macam-macam seperti kodok ikan, burung dengan lilin di dalamnya. Yang menggunakan semacam roda ditarik dan yang memakai tali gantungan ditengteng beramai-ramai mengelilingi kampung Tionghoa.
Tanjidor mulai membarang (mengamen) dari rumah ke rumah dan mendapat seperak (f. 1,-). Jika hari mulai malam, terutama pada malam hari tahun baru, biasa berkeliling rupa-rupa tontonan terutama Gajah Dungkul dengan seorang pengangon (penggembala) yang sambil memukul tambur kecil bernyangi: Gajah saya Gajah Dungkul/ kasi makan rumput sepikul/ saya beberes belon betul/ yang nonton suda kumpul.
Sejak malam ke-13 tontonan sudah ramai, yang paling disukai Wayang Cokek yaitu empat perempuan berbaju kurung merah dll. Sebagai wayang, meski wanita, tapi memakai thau cang (kucir panjang) yang dililitkan di kepala. Mereka menandak (menari) dan menyanyi diiringi gambang kromong.”
Demikian Tio Tek Hong mengenang Cap Go Meh, dalam “Keadaan Jakarta Tempo Doeloe: Sebuah Kenangan 1882-1959”,   di sekitar tahun 1903.
Di Jakarta, akhir pekan lalu, di pagi nan terik dan menyengat di pukul 08.30 pagi, suasana meriah sudah terasa di kawasan Kota Tua Jakarta, khususnya lagi di  kawasan Pecinan. Dari Museum Bank Mandiri, serombongan peserta Komunitas Jelajah Budaya (KJB), memulai perjalanan Cap Go Meh di Pecinan, dari kawasan Pintu Kecil berlanjut ke pusat Pecinan Kota seperti Jalan Perniagaan, Jalan Kemenangan, kemudian masuk ke Pancoran.
Jalan Perniagaan, menunjukkan perubahan cepat. Kendaraan yang semula lancar lambat laun menjadi tersendat dan makin sulit bergerak. Di Jalan Kemenangan, di mana Klenteng Toa Se Bio berada, sudah tak bisa dilalui kendaraan apapun sejak pagi. Orang menyemut di sana. Baik mereka yang akan sembahyang di klenteng, rombongan orang yang bersiap ikut dalam pesta budaya, pecinta budaya, dan penggila foto.

Berdoa Kepada Facebook

Sering saya lihat status teman-teman facebook saya yang bertuliskan macam:

Ya Tuhan… semoga blablabla…
Ya Allah.. kenapa kok gini….
Ya Allah, …

Saya paham betul bahwa dia sedang berdoa, walaupun dalam hati (tentu saja) saya menganggap dia sedang pamer. Pamer bahwa dia sedang berdoa, pamer bahwa dia dekat dengan Tuhan.

Lalu kenapa saya sewot? Apa urusan saya? Yeah, itu pertanyaan yang bagus, apa urusan saya?
Kalo dilihat dari stuktur doa mereka, kebanyakan bersifat doa pribadi, semacam minta kekuatan agar dapat menghadapi cobaan, minta ketabahan, bahkan dalam beberapa kasus, minta agar seseorang yang menyakiti hatinya di #&#^#%# (sensor), …

Ciri-ciri Dekatnya Kiamat

Ciri- Ciri Dekatnya Kiamat Menurut Hadist Imam Muslim dan Thabrani :


1. Jika Seorang Ibu telah melahirkan majikannya ; artinya orang tua menjadi jongos orang tuanya, anak menjadi bos.

2. Jika lebih mengutamakan tontonan daripada tuntunan (Kurang perhatian terhadap Ilmu)

3. Kebodohan terhadap Agama meraja-lela.

4. Jika minuman keras, narkoba, heroin, ganja, sudah meraja-lela.

5. Orang dan dunia sudah dikendalikan oleh uang ; uang menentukan segala sesuatu.

Rahasia Sukses?

Beberapa orang mengklaim dirinya telah bekerja keras, namun banyak orang yang bekerja keras tidak mencapai kesuksesan. Berkenaan dengan bekerja keras, ada untaian kalimat indah berbentuk slogan: 


Ada yang bilang pula kesuksesan bisa diraih lantaran ada  kesempatan. Namun kesempatan saja tidak cukup. Yang paling bisa kita lihat dengan kasat mata, banyak orang sukses karena diiringi oleh keberuntungan. Adanya faktor “hoki”, atau dewi fortuna menyertai. Pernyataan terakhir  ini tidak perlu kita sangkal. Lantas, di mana kunci mencapai sukses di luar masalah kesempatan dan keberuntungan itu?

Beberapa mengatakan rahasia sukses karena adanya antusiasme, tetapi kita memiliki contoh-contoh dari orang-orang yang mengalami sukses walaupun tidak memiliki lebih dari antusiasme belaka. Beberapa menyatakan pula kesuksesan itu karena latar pendidikan, namun banyak orang berhasil yang tidak memiliki pendidikan tinggi.

Stroke ?? Buah Sirsak Obatnya

Sirsak, nangka belanda, atau durian belanda (Annona muricata L.) adalah tumbuhan berguna yang berasal dari Karibia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Di berbagai daerah Indonesia dikenal sebagai nangka sebrang, nangka landa ( Jawa), nangka walanda, sirsak (Sunda), nangka buris (Madura), srikaya jawa (Bali), deureuyan belanda (Aceh), durio ulondro (Nias), durian betawi (Minangkabau), serta jambu landa (di Lampung). Penyebutan “belanda” dan variasinya menunjukkan bahwa sirsak (dari bahasa Belanda: zuurzak, berarti “kantung asam”) didatangkan oleh pemerintah kolonial Hindia-Belanda ke Nusantara, yaitu pada abad ke-19, meskipun bukan berasal dari Eropa.

Buah sirsak mengandung banyak karbohidrat terutama fruktosa. Kandungan gizi lainnya adalah vitamin C, vitamin B1 dan vitamin B2 yang cukup banyak. Bijinya beracun, dan dapat digunakan sebagai insektisida alami, sebagaimana biji srikaya. (wikipedia)

Menjaring Angin

  Kemajuan teknologi dengan sokongan kapitalisme hadir untuk membantu manusia mengisi kekosongan dalam kehidupan pribadi manusia. Adalah Semu!. Bagi yang merasa lelah setelah bekerja seharian mencari nafkah, diberikan solusi untuk relaksasi. Aneka bentuk, jenis serta lokasi relaksasi digelar dan ditawarkan. Alih-alih melepas lelah, orang-orang menghabiskan apa yang telah diperolehnya dalam bekerja (di dunia) untuk kesenangan duniawi.


Masyarakat dijadikan konsumen, yang sebetulnya mereka sendiri yang sebetulnya menjadi bahan konsumsi pasar. Artinya, mereka terjebak dalam gaya hidup konsumtif yang hedonis. Herbert Marcuse merupakan salah satu tokoh generasi pertama Mahzab Frankfurt, di mana mahzab ini berasal dari sekelompok pemikir yang muncul dari lingkungan Institut fur Sozialforschung Universitas Frankfurt.

Para pemikir ini ingin membuat suatu refleksi kritis tentang masyarakat pasca-industri dan konsep mengenai rasio yang ikut membentuk menciptakan masyarakat tersebut. Mahzab Frankfurt ingin memperjelas secara rasional struktur yang dimiliki oleh masyarakat industri sekarang serta melihat implikasi struktur tersebut dalam kehidupan manusia dan dalam kebudayaan.

Tuhan Menegur Lewat Sebungkus Kacang Goreng

Malam sudah larut, di saat orang-orang tidur dengan pulasnya di tempat tidur masing-masing atau sedang asyik menonton siaran langsung pertandingan bola, kami harus memulai kegiatan untuk mengumpulkan rupiah demi rupiah.

Angin laut kencang, suhu yang semakin rendah, mengantuk, dan belum lagi drakula-drakula bersayap berdarah dingin penghisap darah. 

Berterbangan mencari kulit-kulit makhluk hidup yang terbuka dan mengklaim bahwa itulah tempat yang dijanjikan oleh tuhan. Tempat yang menjadi alasan drakula-drakula ini diciptakan. Ngiiiingngngngng, , , , Ngiiiingngngngng, , , , suara sayapnya mengaing-ngaing di telinga. Kaki-kaki halusnya bila hinggap di pipi mampu menimbulkan suara yang keras. 

PLAAAAK !! PLAAAAK !! Tangan akan menyusul setiap kali drakula ini mendaratkan kakinya di pipi, kening, telinga, kaki, dan kadang tak segan-segan ke (maaf) pantat korban yang sedang hajatan dan tak perduli tangan-tangan yang penuh kebencian siap membinasakannya.

“AAARRRGGGHH !!, nyamuk sialan !!” makiku dalam hati.. Makhluk ini sudah menjadi musuh abadi manusia. Pembawa penyakit malaria, demam berdarah dan penyakit, penyakit, penyakit.

Tuhan Mahabesar, Apa Artinya?

Banyak orang mengakui bahwa Allah itu mahabesar. Tetapi apakah kata mahabesar itu mempunyai pengertian yang sama di antara satu orang dengan yang lainnya? Atau apakah semua orang benar-benar mempunyai suatu konsep atau pengertian yang jelas mengenai kata mahabesar ini? 

Tata surya adalah gugusan planet-planet yang berpusat pada satu matahari atau bintang. Menurut para ilmuwan jarak dari pinggiran tata surya kita ke pusatnya, yaitu matahari adalah antara 13.000.000.000 sampai 18.000.000.000 kilometer. Matahari kita adalah salah satu dari 400.000.000.000 bintang di dalam galaksi Bima Sakti. Sedangkan Bima Sakti adalah salah satu dari 100.000.000.000 galaksi di alam semesta ini. Dapatkah Anda membayangkan seberapa luas ruang alam semesta ini? Tetapi seberapa besarpun seseorang  kalau ia tidak melampaui ruang dan waktu ia tidak dapat dikatakan mahabesar. Karena tuhan semacam itu masih dibatasi oleh ukuran-ukuran jarak, waktu dan jumlah dan lain-lain. 

Setiap kejadian pasti mempunyai sebab. Segala sesuatu yang tidak kekal ( dapat berubah ) pasti mempunyai sebab yang membuat ia ada. Tetapi Dia yang kekal ( tidak berubah ) tidak mempunyai sebab apapun yang membuat Dia ada ( karena apapun yang ada penyebabnya tidak akan disebut kekal ). Jadi jika segala sesuatu yang tidak kekal ( misal alam semesta dan segala isinya dan kejadiannya ) ditelusuri sampai kepada penyebabnya yang mula-mula, pastilah itu adalah Allah yang kekal, yang tidak mempunyai penyebab.

Shalat

Assalamualaikum wr wb.
Shalat adalah hal yang utama bagi kita umat muslim. Terutama shalat lima waktu, karena dalam suatu hadist, Rasulullah mengatakan:
“Asholatu Imanuddin” atau “Shalat itu adalah tiangnya agama”




Ibarat bangunan, maka rasanya mustahil suatu bangunan akan berdiri kokoh tanpa adanya tiang sebagai penopang bangunan itu. Begitu juga dengan agama Islam, yang tidak mungkin tegak bila dalam diri setiap muslim belum melaksanakan shalat.

Jadi pertanyaan yang paling mendasar adalah ”Sudahkah kita melakukan shalat 5 waktu dengan benar dan sebaik-baiknya?”. Kalau jawabannya belum, berarti tiang agama kita masih belum terbangun dengan kokoh. Kitapun belum bisa berharap bangunan Islam dalam diri kita terbentuk dengan kuat pula.

Kegagalan Boleh Jadi Milikku Hari Ini, Tapi Esok Aku Harus Berhasil!

Sebuah catatan tentang kegagalan meyakinkan orang lain 


http://safruddin.wordpress.comRasanya hanya sebuah kesedihan yang bisa kubawa pulang hari ini. Jalan yang biasa kulalui untuk pulang terasa jauh dan membosankan. Sebabnya tak lain karena hari ini aku telah gagal dalam meyakinkan orang untuk membeli produk yang kujual. Apalagi ini sangat berpengaruh pada target penjualan yang harus aku raih.

Padahal sebelumnya aku begitu yakin, aku pasti berhasil untuk mendapatkan tambahan penjualan hari ini. Tapi ternyata gagal, sampai aku tak percaya. Sampai aku hampir kehilangan selera untuk berbicara setelah tiba di kantor. Seakan-akan masalah ini menjadi pikiran semakin berat.
Namun dalam keadaan yang lelah dan tak bergairah, tiba-tiba ada suara yang mengingatkan,

“Kawanku, ayolah. . . Jangan sedih begitu seperti tidak ada hari esok lagi! Kegagalan hari ini bukanlahlah hari kematian. Percayalah, hari esok kamu masih punya kesempatan untuk menunjukkan bahwa kamu adalah seorang pemenang yang tak mudah menyerah!