Rasulullah saw; Teladan Bagi Umat Islam Dan Rahmat Bagi Semesta Alam
Minggu, 07 Maret 2010
Rasulullah saw sang teladan .. ujian, cobaan dan rintangan
Wirid Al-Qur’an
Al-Qur’an Al-Karim adalah sistem yang komprehensif bagi seluruh hukum Islam. Al-Qur’an adalah sumber mata air yang senantiasa menyirami hati-hati yang beriman dengan kebajikan dan hikmah. Dan yang paling utama seorang hamba dalam upaya bertaqarub kepada Allah adalah dengan membacanya.
Dalam hadits dari Ibnu Mas’ud, Nabi saw. bersabda:
Mentaati Orang Tua
وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنْ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ . وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلى أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
(لقمان : 14-15)
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Ku-beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Luqman: 14-15)Ayat ini Allah selipkan di tengah-tengah pesan Luqman al Hakim kepada anaknya, para ahli tafsir menyebutnya sebagai jumlah i’tiradhiyah. Keterangannya begini: ketika Luqman berpesan agar anaknya menjauhi syirik (sikap menyekutukan Allah) Allah segera mengingatkan dengan ayat di atas bahwa keharusan meninggalkan syirik adalah satu hal yang sangat mendasar. Tidak bisa ditawar-tawar. Sampaipun ajakan untuk bertindak syirik datangnya dari orang tua -yang harus ditaati dan dicintai- seorang anak harus tetap bersikap tegas pada pendiriannya, dengan tanpa melukai perasaannya.
Apakah Berbaiat Kepada Jamaah Minal Muslimin Merupakan Bid’ah?
(Hal Al-Bay’ah Lil Jama’ah Minal Muslimin Hiyal Bid’ah?)
Bai’ah Menurut Arti Lughah
Berasal dari kata ba-ya-’a yang artinya menjual atau juga membeli. Dikatakan bi’tu-syai’in artinya syaraytuhu (aku telah menjualnya); ia juga bisa berarti isytaraytuhu (aku telah membelinya), sehingga ia memiliki arti ganda [1].
Juga dapat bermakna ketaatan, al-bay’ah (Indonesia: bai’ah atau bai’at) artinya al-mutaba’ah (mengikuti) wa ath-tha’ah (mentaati) [2]. Disebut Al-Bay’ah karena kesiapan sang penerima bay’ah tersebut untuk mengikuti & taat [3].
Juga berarti akad atau janji, al-aqdu / al-’ahdu, sebagaimana dalam hadits disebutkan: Dosa yang paling besar dari dosa-dosa besar adalah kalian memerangi kaum yang ada perjanjian dengan kalian [4].
Ia juga dapat berarti gereja, al-bii’ah, sebagaimana dalam kitab Shahih Al-Bukhari, dalam bab “Ash-Shalatu fil Bi’ah (Hukum Shalat di dalam Gereja) [5]”
Bai’ah Dalam Al-Qur’an
Kedua makna bai’ah di atas dapat kita temukan dalam Al-Qur’an Al-Karim, sementara makna yang ketiga kita dapatkan dalam Al-Hadits.
Dalam makna pertama (jual-beli), seperti dalam QS Al-Baqarah 2/282 berikut ini:
Ibarat Udang dan Kepiting, kalau Dibakar Sama-sama Merah \
Tapi, jangan pikir pula bahwa saya ini pro JK yang kalah pemilu kemarin. Atau Megawati yang juga kalah.
Bukan begitu. Saya bukan pembela Megawati, JK. Atau saya ngomong begini karena kalah pemilu. Ndak benar. Saya bukan calon legislatif, bukan tim sukses salah satu calon presiden. malahan saya tak ikut pemilu, pilpres.
Saya beranggapan bahwa elite bangsa ini ibarat udang dan kepiting kalau dibakar sama-sama merah. Tidak ada yang bersih. Itu mereka yang di legislatif, di eksekutif, itu ketua-ketua parpol merasa bersih ? he he he. Kalau rakyat boleh anda-anda bohongi. Kalau Tuhan, apalagi di pengadilan akhirat nanti, pasti anda tidak dapat mengelak. Disana tidak ada DPR, tidak ada MK, tidak ada Pansus, tidak ada pengacara, tidak ada pemenang pemilu.
“Doa untuk Sang Pemetik Kecapi Tua”
Aku baru sadar bahwa sang pemetik dawai kecapi sekarang tak sekuat dulu. tangan-tangan lentiknya nampak keriput dan tak selincah dulu kala. jarang sekali aku dengarkan alunan merdunya tentang lagu-lagu rindu penggugah kalbu, bahkan hampir tidak pernah. sekalipun terdengar
100 Hari…Lupakan Tuhan (kah)..???
Melihat Merpati Balap Jepara Latihan
Gambar Batu Membentuk Kalimat Allah di Sebuah Gunung
sumber : dari seorang teman di fb (http://www.facebook.com/faiz.mian1?ref=nf)
Gotong Toa Pekong, Wisata Budaya di Pecinan
Tanjidor mulai membarang (mengamen) dari rumah ke rumah dan mendapat seperak (f. 1,-). Jika hari mulai malam, terutama pada malam hari tahun baru, biasa berkeliling rupa-rupa tontonan terutama Gajah Dungkul dengan seorang pengangon (penggembala) yang sambil memukul tambur kecil bernyangi: Gajah saya Gajah Dungkul/ kasi makan rumput sepikul/ saya beberes belon betul/ yang nonton suda kumpul.
Sejak malam ke-13 tontonan sudah ramai, yang paling disukai Wayang Cokek yaitu empat perempuan berbaju kurung merah dll. Sebagai wayang, meski wanita, tapi memakai thau cang (kucir panjang) yang dililitkan di kepala. Mereka menandak (menari) dan menyanyi diiringi gambang kromong.”
Demikian Tio Tek Hong mengenang Cap Go Meh, dalam “Keadaan Jakarta Tempo Doeloe: Sebuah Kenangan 1882-1959”, di sekitar tahun 1903.
Di Jakarta, akhir pekan lalu, di pagi nan terik dan menyengat di pukul 08.30 pagi, suasana meriah sudah terasa di kawasan Kota Tua Jakarta, khususnya lagi di kawasan Pecinan. Dari Museum Bank Mandiri, serombongan peserta Komunitas Jelajah Budaya (KJB), memulai perjalanan Cap Go Meh di Pecinan, dari kawasan Pintu Kecil berlanjut ke pusat Pecinan Kota seperti Jalan Perniagaan, Jalan Kemenangan, kemudian masuk ke Pancoran.
Jalan Perniagaan, menunjukkan perubahan cepat. Kendaraan yang semula lancar lambat laun menjadi tersendat dan makin sulit bergerak. Di Jalan Kemenangan, di mana Klenteng Toa Se Bio berada, sudah tak bisa dilalui kendaraan apapun sejak pagi. Orang menyemut di sana. Baik mereka yang akan sembahyang di klenteng, rombongan orang yang bersiap ikut dalam pesta budaya, pecinta budaya, dan penggila foto.
Berdoa Kepada Facebook
Ciri-ciri Dekatnya Kiamat
Ciri- Ciri Dekatnya Kiamat Menurut Hadist Imam Muslim dan Thabrani :
1. Jika Seorang Ibu telah melahirkan majikannya ; artinya orang tua menjadi jongos orang tuanya, anak menjadi bos.
2. Jika lebih mengutamakan tontonan daripada tuntunan (Kurang perhatian terhadap Ilmu)
3. Kebodohan terhadap Agama meraja-lela.
4. Jika minuman keras, narkoba, heroin, ganja, sudah meraja-lela.
5. Orang dan dunia sudah dikendalikan oleh uang ; uang menentukan segala sesuatu.
Rahasia Sukses?
Stroke ?? Buah Sirsak Obatnya
Sirsak, nangka belanda, atau durian belanda (Annona muricata L.) adalah tumbuhan berguna yang berasal dari Karibia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Di berbagai daerah Indonesia dikenal sebagai nangka sebrang, nangka landa ( Jawa), nangka walanda, sirsak (Sunda), nangka buris (Madura), srikaya jawa (Bali), deureuyan belanda (Aceh), durio ulondro (Nias), durian betawi (Minangkabau), serta jambu landa (di Lampung). Penyebutan “belanda” dan variasinya menunjukkan bahwa sirsak (dari bahasa Belanda: zuurzak, berarti “kantung asam”) didatangkan oleh pemerintah kolonial Hindia-Belanda ke Nusantara, yaitu pada abad ke-19, meskipun bukan berasal dari Eropa.
Buah sirsak mengandung banyak karbohidrat terutama fruktosa. Kandungan gizi lainnya adalah vitamin C, vitamin B1 dan vitamin B2 yang cukup banyak. Bijinya beracun, dan dapat digunakan sebagai insektisida alami, sebagaimana biji srikaya. (wikipedia)
Menjaring Angin
Kemajuan teknologi dengan sokongan kapitalisme hadir untuk membantu manusia mengisi kekosongan dalam kehidupan pribadi manusia. Adalah Semu!. Bagi yang merasa lelah setelah bekerja seharian mencari nafkah, diberikan solusi untuk relaksasi. Aneka bentuk, jenis serta lokasi relaksasi digelar dan ditawarkan. Alih-alih melepas lelah, orang-orang menghabiskan apa yang telah diperolehnya dalam bekerja (di dunia) untuk kesenangan duniawi.
Tuhan Menegur Lewat Sebungkus Kacang Goreng
Tuhan Mahabesar, Apa Artinya?
Shalat
Kegagalan Boleh Jadi Milikku Hari Ini, Tapi Esok Aku Harus Berhasil!
Padahal sebelumnya aku begitu yakin, aku pasti berhasil untuk mendapatkan tambahan penjualan hari ini. Tapi ternyata gagal, sampai aku tak percaya. Sampai aku hampir kehilangan selera untuk berbicara setelah tiba di kantor. Seakan-akan masalah ini menjadi pikiran semakin berat.
“Kawanku, ayolah. . . Jangan sedih begitu seperti tidak ada hari esok lagi! Kegagalan hari ini bukanlahlah hari kematian. Percayalah, hari esok kamu masih punya kesempatan untuk menunjukkan bahwa kamu adalah seorang pemenang yang tak mudah menyerah!